minggu pagi ku di sini
ditemani oleh segelas kopi
bersama lalu lalang penghuni
di tempat biasa aku singgahi
terkadang terdiam
lalu menulis
terkadang terlamun
lalu berfikir
lembaran-lembaran putih
menemani hari ini
dengan segala coretan dan gambar
tentang indahnya kehidupan pelajar
terdengar di kananku
mang-mang yang sedang memukul paku dengan palu
terdengar di kiriku
pasangan yang sedang bercengkrama selalu
kuhirup udara pagi ini
tak lupa seteguk kopi
terdengar motor melintasi
arah depan yang kupandangi
coretan tentang bangsa dan nasionalisme
coretan tentang diri dan globalisasi
hiasan tentang kampus dan masyarakat
mencoba dalam sebuah keteraturan
tak sadar terlihat
pukul 08.54
sesaat terdeengar suara langkah
kaki kuda yang mencari nafkah
dalam kepenatan lemabar-lembar putih
dan lelah oleh coretan tinta
sekali kulihat indah biru langit
dengan putihnya awan melayang
terasa semakin penuh pengunjung
yang datang tuk lepas lelah
setelah berlari-lari
duduk menikmati nyawangan
ada bunyi suling terdeengar
bapak dengan nada sumbang
yang mencari kocek koin
di tengah hela-hela nafas
ntah teringat aku padanya
kelembutan, kehalusan
keluar dalam diriku
tunggulah aku
ingin kehentikan coretanku
tentang imagologi, filsafat, dan pendidikan
tentang nasionalisme, bangsa, dan negara
dalam sebuah tanda tanya
